Raksasa Eredivisie, Ajax, telah mengumumkan penambahan mantan kiper dan manajer sementara timnas Belanda, Fred Grim, ke dalam staf pelatih John Heitinga sebagai asisten manajer.
Fred Grim sebelumnya bekerja sebagai Kepala Pelatihan di akademi muda Ajax. Mantan kiper ini telah dipromosikan ke tim utama sebagai asisten manajer John Heitinga, yang masa jabatan penuh pertamanya sebagai manajer Ajax cukup berat.
“John (Heitinga), Marijn (Beuker), dan saya ingin memperkuat staf teknis,” ujar direktur teknis Alex Kroes di situs web klub.
“John menyarankan untuk menambahkan Fred Grim. Dengan Fred, kami mendatangkan kualitas dan segudang pengalaman, baik di lapangan latihan maupun di bangku cadangan saat pertandingan.”
Grim telah bekerja sebagai manajer sejak 2004, sebelum dan sesudahnya ia menjabat sebagai pelatih kiper dan asisten manajer. Pria berusia 60 tahun ini pernah bekerja di Jong Ajax, Almere City, timnas U-21 Belanda, timnas senior Belanda (sementara), RKC Waalwijk, Willem II, dan FC Emmen.
Ajax dikabarkan memiliki beberapa pilihan selama jeda internasional saat ini. John Heitinga bisa saja dipecat, atau ia akan mendapatkan asisten baru untuk mendukungnya dalam masa jabatan penuh pertamanya sebagai manajer. Asisten pelatih De Graafschap saat ini, Thomas Duivenvoorden, yang tampil mengesankan sebagai manajer klub amatir Quick Boys, dikabarkan menolak tawaran Ajax untuk bergabung dengan klub tersebut.
“Kami bertujuan untuk lebih memperkuat staf di sekitar tim guna meningkatkan hasil pertandingan serta mengembangkan gaya bermain dan pemain individu kami,” pungkas OKroes.
Ajax saat ini berada di peringkat ketiga Eredivisie dengan 16 poin, enam poin lebih sedikit dari pemuncak klasemen Feyenoord. Raksasa Amsterdam kalah 2-0 dari Inter dan 4-0 dari Olympique Marseille di Liga Champions UEFA, di mana mereka saat ini menempati posisi kedua terakhir di Fase Liga.