
Artikel: Malam Berdarah di Piala FA: City Cetak Rekor, Spurs Tersungkur
MANCHESTER – Putaran Piala FA kali ini akan dikenang sebagai salah satu malam paling kontras dalam sejarah kompetisi. Manchester City menunjukkan jurang kelas yang masif dengan menghancurkan Exeter City, sementara di laga lain, Aston Villa berhasil menumbangkan tim papan atas, Tottenham Hotspur.
Pesta Sepuluh Gol di Etihad
Manchester City tampil tanpa ampun saat menjamu tim kasta bawah, Exeter City. Skuad asuhan Pep Guardiola tidak mengendurkan serangan sedikit pun sejak menit pertama hingga peluit akhir berbunyi. Dengan skor akhir 10-1, ini menjadi salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah klub di kompetisi ini.
- Dominasi Total: City mencatatkan penguasaan bola lebih dari 80% dengan distribusi gol yang merata di antara para penyerangnya.
- Rotasi Berhasil: Meski menurunkan beberapa pemain pelapis, kolektivitas The Citizens tetap tidak terbendung bagi pertahanan Exeter yang kewalahan.
Drama di London: Spurs Terhenti
Berbeda nasib dengan City, Tottenham Hotspur justru harus meratapi kegagalan mereka setelah disingkirkan oleh Aston Villa dalam laga yang penuh tensi. Pertandingan ini diwarnai dengan ketegangan taktik dan insiden di lapangan yang membuat Spurs gagal menunjukkan performa terbaiknya.
Kemenangan Villa ini memastikan mereka melaju ke babak berikutnya, sekaligus menambah daftar panjang kegagalan Spurs untuk meraih trofi musim ini. Gol tunggal (atau penentu) dari Villa cukup untuk membungkam pendukung tuan rumah yang berharap banyak pada kompetisi ini.
“Ini adalah hasil yang menyakitkan bagi kami, namun City menunjukkan level yang harus dicapai semua tim jika ingin juara,” ujar salah satu komentator pertandingan usai laga berakhir.
Hasil malam ini mempertegas posisi Manchester City sebagai kandidat kuat juara, sekaligus memberikan sinyal peringatan bagi tim lain bahwa Aston Villa adalah “pembunuh raksasa” yang tidak bisa diremehkan.