Police FC mengawali kiprahnya di Liga Champions CAF dengan gemilang, Nairobi United imbang

Juara Liga Primer Federasi Sepak Bola Kenya (FKF), Kenya Police FC, memulai pertandingan babak penyisihan pertama Liga Champions CAF dengan gemilang setelah mengalahkan klub Somalia, Mogadishu City Stars, dengan skor 3-1 di Stadion Nyayo pada hari Sabtu.

Tim penegak hukum ini melakoni penampilan kedua mereka di kancah kontinental, setelah musim lalu tampil di Piala Konfederasi CAF. Mereka gagal lolos setelah kalah agregat 3-1 dari Zamalek dari Mesir.

Mengetahui bahwa awal yang baik dapat meningkatkan peluang mereka untuk mencapai babak penyisihan kedua kompetisi bergengsi ini, Police, di bawah pelatih asal Burundi, Etienne Ndayiragije, memulai pertandingan dengan tim terkuat, dan hanya butuh 15 menit untuk memimpin.

Albert Otieno tampil apik membongkar pertahanan City Stars dan bola jatuh ke Eric Zakayo, yang tak menyia-nyiakan peluang. Setelah memasuki jeda babak pertama dengan keunggulan 1-0, di babak kedua, sang juara Somalia menyamakan kedudukan berkat kesalahan pertahanan.

Namun, Police membutuhkan waktu 10 menit untuk kembali unggul setelah Edward Omondi menangkap umpan terobosan, sebelum dengan tenang menceploskannya melewati tangan kiper Mogadishu City yang bergerak maju. Sebelum gol tersebut, Police memiliki peluang lain untuk mencetak gol, tetapi tendangan Albert Otieno membentur tiang gawang setelah menerima umpan terobosan dari Charles Ouma.

Pemain pengganti David Simuyu memastikan Police unggul telak menjelang leg kedua setelah ia menyundul bola ke gawang pada menit ke-70.

Police pantas mencetak lebih banyak gol
Menurut Ndayiragije, sang juara Kenya memang pantas mencetak lebih banyak gol, tetapi tetap yakin dapat menyelesaikan pertandingan ketika kedua tim kembali berhadapan di leg kedua di tempat yang sama pada hari Minggu, 28 Agustus.

“Kami mengendalikan permainan sejak awal dan seharusnya mencetak lebih dari empat gol saat jeda babak pertama, tetapi kami tidak mampu memanfaatkan peluang yang datang,” jelas Ndayiragije.

“Saat kedudukan 1-0, semuanya dikuasai Polisi, tetapi kurangnya konsentrasi membuat mereka mampu memperkecil ketertinggalan, yang merupakan gol tandang. Namun, pemain saya tetap tenang dan mampu menambah dua gol lagi. Ini hasil yang bagus mengingat kami masih memiliki 90 menit tersisa, kami harus berhati-hati dan memperbaiki penyelesaian akhir.”

Nairobi United Raih Hasil Imbang di Uganda
Perwakilan Kenya lainnya, Nairobi United, yang baru pertama kali tampil di kompetisi CAF, berhasil meraih hasil imbang 2-2 melawan klub Liga Primer Uganda, NEC FC, dalam pertandingan penyisihan pertama Piala Konfederasi di Stadion Hamz, Taman Peringatan Perang Nakivubo.

Dijuluki Naibois, tim yang promosi ke Liga Primer FKF ini mengamankan tiket mereka untuk mewakili negara Afrika Timur tersebut setelah mengalahkan Gor Mahia 2-1 di final Piala Domestik FKF musim lalu.

Tim Kenya-lah yang mencetak gol pertama pada menit ke-25 ketika Enock Machaka memanfaatkan umpan matang dan dengan tenang menceploskan bola melewati Benjamin Ochan. Keunggulan tersebut bertahan hingga menit ke-80 ketika Cromwell Rwothomio menyamakan kedudukan bagi NEC, melompat tinggi untuk menyundul bola hasil tendangan bebas.

Menjelang bubaran pertandingan, NEC mendapatkan hadiah penalti setelah umpan silang dari Innocent Media mengenai tangan bek Nairobi United. Paul Mucureezi yang berpengalaman mengambil kesempatan tersebut dan mengecoh kiper Kevin Oduor.

Drama terjadi di menit-menit akhir ketika pemain pengganti Shami Kibwana menemukan ruang di dalam kotak penalti untuk mencetak gol, dan memastikan Nairobi United kembali bermain imbang 2-2 menjelang leg kedua yang dijadwalkan pada Sabtu, 27 Agustus.

Leave a Comment